Zeitgeist-the movie
Berikut bisa disaksikan video dari youtube yang berjudul Zeitgeist yang berkisah mengenai asal-usul agama langit yang merupakan agama-agama masyarakat patriarchat, 9/11, kritik terhadap lembaga-lembaga keagamaan, pandangan hidup Kristen, kartel perbankan internasional dan mengenai perang, perampokan, pembantaian, penghancuran, penindasan, pembunuhan, dan penjajahan yang merupakan ciri-ciri budaya patriarchat yang bertumpu pada cara-cara divide and conquer (pecah-belah dan hancurkan).
Agama langit adalah penyembahan benda-benda langit yang bertumpu pada ilmu mengenai benda-benda langit (astrologi). Surga atau sarugo (Minang) dalam bahasa Inggris adalah heaven yang berarti langit dan dalam bahasa Jerman Himmel yang juga berarti langit. Kata surga sendiri berasal dari bahasa sanskrit svarga yang juga berarti langit. Bahasa Sanskrit itu sendiri adalah bahasa yang dipakai oleh agama Hindu/Budha India. Di video ini dijelaskan mengenai evolusi agama-agama patriarkat dari penyembahan benda-benda langit terutama matahari dari masa Mesir Kuno, Yahudi, Kristen (yang dimulai pada masa kekaisaran Romawi), sampai sekarang.
Di film dijelaskan mengenai bagaimana para patriarch (bapak-bapak penguasa dunia) merencanakan peristiwa peledakan gedung WTC atau yang lebih dikenal sebagai peristiwa 9/11 (peristiwa 11 September).
Lebih lanjut lagi dijelaskan bagaimana globalisasi atau pembentukan satu pemerintahan dunia di bawah para patriarch (penguasa budaya patriarchat) yang utamanya terdiri dari para patriarch daripada kartel perbankan internasional dengan tujuan akhir: kendali mutlak atas tiap manusia di dunia lewat penguasaan media dan cuci otak lewat televisi serta penanaman mikrochip RFID (Radio Frequency Identification) di tubuh tiap anggota masyarakat desa dunia atau yang lebih dikenal lewat jargon global village.
Agama Islam dalam hal ini tidaklah merupakan agama langit sepenuhnya melainkan merupakan campuran daripada agama-agama atau pandangan hidup patriarchat dan budaya matriarchat Arab, karena pada saat masyarakat Eropa telah lama menganut budaya patriarchat seperti di Yunani Kuno dan kekaisaran Romawi, masyarakat Arab masih berbudaya matriarchat. Masyarakat Arab pada masa itu sebagaimana layaknya masyarakat matriarchat dunia lainnya memuja alam/bumi bukan sebagai Dewa/Tuhan yang bersifat menghukum melainkan alam/bumi yang merupakan sumber kehidupan yang memberi segalanya untuk manusia sebagaimana layaknya Bunda yang menyayangi seluruh anak-anaknya dan yang memberikan segala yang dibutuhkan oleh anak-anaknya. Oleh karena itulah masih banyak ajaran-ajaran dalam Islam ataupun pandangan-pandangan hidup dalam Islam yang sama dan mirip-mirip dengan pandangan hidup masyarakat matriarchat. Ritual mencium tanah/bumi pada saat sembahyang adalah ritual yang biasa dilakukan oleh masyarakat Arab sebelum pengaruh dari agama-agama/pandangan hidup patriarchat seperti Yahudi, Nasrani, Yunani Kuno dan lainnya datang dan menguasai tanah Arab.
Catatan:
Walaupun video ini berbahasa Inggris dan pembaca tidak menguasai bahasa Inggris, dicoba saja untuk menontonnya. Bisa diulang bagian mana yang tidak terlalu mengerti. Kalau memang sudah berusaha, dan tetap tidak mengerti, bisa dituliskan di komentar, pada menit ke berapa sampai menit ke berapa yang pembaca tidak bisa mengerti. Saya akan tuliskan ringkasannya. Selamat menonton














Well said. Great information, keep up the great work!
nonton dulu ah…gak bisa komen kalo blm nonton.
wajib tonton!!
apalagi yang kedua ZEITGEIST ADDENDUM, tentang world bank dan IMF, rakyat indonesia wajib tahu!