Daftar politikus berpoligami dan pendukung poligami
Nama Caleg Pelaku & Pendukung Poligami Versi SPI
M. Rizal Maslan – detikPemilu
Jakarta – Solidaritas Perempuan Indonesia (SPI) mengumumkan nama-nama calon anggota legislatif (caleg) yang menjadi pelaku dan pendukung poligami. SPI menyerukan nama-nama tersebut untuk diboikot, jangan dipilih saat pemilu.
Nama-nama caleg tersebut disampaikan oleh aktivis Solidaritas Perempuan, Yeni Rosa Damayanti, dalam acara Dialog Publik bertema ‘Poligami di Antara Politisi‘ di Gedung YLBHI, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2009). Dalam acara itu, sejumlah caleg perempuan pun hadir, termasuk sejumlah selebritis. Berita ini untuk memperjelas berita detikcom sebelumnya.
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut merupakan hasil pengamatan SPI selama Maret 2009. Namun meskipun merilis nama-nama pelaku dan pendukung poligami, SPI tidak memberikan data yang lengkap dan akurat. Pelaku poligami tidak disebutkan nama istri, berapa jumlah istri dan kapan menikahnya.
Demikian pula alasan memasukkan nama caleg dalam pendukung poligami hanya didasarkan pernyataan sang caleg dan sikapnya saat menjadi pembicara Poligami Award. Bahkan untuk Hidayat Nurwahid misalnya, ia dimasukkan dalam daftar pendukung poligami, tanpa catatan mengapa ia bisa disebut pendukung poligami.
Berikut nama lengkap dan catatan SPI tentang nama caleg yang menjadi pelaku poligami dan pendukung poligami tersebut:
1. Akhmad Muqowam, Ketua DPP PPP dan Ketua Komisi V DPR
catatan: pelaku poligami
2. Endin AJ Soefihara, Ketua DPP PPP, caleg DPR RI Dapil Jabar
catatan: pendukung poligami
Dalam wawancaranya dengan tabloid Kontan pada 1 Maret 2003, mengenai poligami, ia dengan kata-kata guyonan menyatakan, “Masa poligami kekerasan? Perempuan senang kok dijadikan istri kedua ha…ha…ha,” katanya terbahak.
3. A Syahrizal D, Ketua Fraksi PPP DPRD Riau, caleg DPR RI Dapil Riau
catatan: pelaku poligami
4. Usamah Muhammad Al Hadar, PPP, anggota Komisi I DPR, caleg nomor urut 1 DPR RI Dapil II Jatim
catatan: pendukung poligami
Dalam sebuah pertemuan dengan Komnas Perempuan Usamah mengatakan bahwa poligami bukan hal negatif. “Saya setuju poligami,” kata Usamah. Usamah menambahkan jumlah wanita di Indonesia sekarang lebih banyak dari jumlah pria. “Kalau satu pria kawin satu, ada yang nggak kebagian,” katanya.
5. Djuhad Mahja, Wakil Sekjen PPP
catatan: pelaku poligami
6. Daday Hudaya, Partai Demokrat, caleg DPR RI Dapil Jabar I
catatan: pelaku poligami
7. Balkan Kaplale, Partai Demokrat, caleg DPR RI Dapil Jatim 9
catatan: pelaku poligami.
8. Dr H. Daud Rasyid MA, PKS, caleg DPR RI Daerah Pemilihan Sumut III Nomor urut 2.
catatan: pendukung poligami
Menjadi pembicara utama dalam penganugerahan Poligami Award di Hotel Aryaduta pada tanggal 24 Juli 2003. Poligami Award adalah sebuah even yang mempopulerkan tindakan poligami sehingga turut melegitimasi tindakan kekerasan dalam rumah tangga.
9. Didin Amarudin, Wakil Bendahara Umum DPP PKS
catatan: pelaku poligami
10. Tifatul Sembiring, Presiden PKS, caleg DPR RI Dapil Sumut I
catatan: pelaku poligami
11. Anis Matta, Sekretaris Jenderal PKS, caleg DPR RI Dapil Sulsel I
catatan: pelaku poligami
12. Zulkieflimansyah, PKS, Wakil Ketua Fraksi PKS, caleg DPR RI, Dapil Banten 2
catatan: pelaku poligami
13. Hidayat Nurwahid, PKS, Ketua MPR, caleg DPR RI Dapil Jateng 5
catatan: pendukung poligami
14. Effendy Choirie, PKB, caleg PKB nomor urut 2 Dapil Gresik, Jatim 11
catatan: pendukung poligami
Menolak revisi PP Nomor 45 Tahun 1990-revisi PP Nomer 10 Tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS. Effendy Choirie menyatakan, kalau hasil revisi PP tersebut terkesan membatas-batasi pelaksanaan poligami dan menyerukan agar PP itu dihapus.
15. AM Fatwa, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan PAN, calon anggota DPD Jakarta
catatan: pelaku poligami
16. Arbab Paproeka, caleg DPR RI Dapil Maluku
catatan: pelaku poligami
17. Ali Mochtar Ngabalin, Ketua DPP Partai Bulan Bintang, caleg DPR RI Dapil Sulawesi Selatan 3.
catatan: pelaku poligami
18. Nursyamsi Nurlan, caleg DPR RI Dapil Sumbar 2.
catatan: pelaku poligami
19. Agun Gunandjar, Partai Golkar, caleg DPR RI Dapil Sulawesi Selatan
catatan: pelaku poligami
20. Anwar Fattah, PDIP, caleg RI Dapil Sulawesi
catatan: pelaku poligami
Artikel ini bisa dibaca langsung di situs web detik news.
————————————————————————————————————————————————————-
Artikel di atas adalah artikel mengenai daftar para politikus berpoligami dan pendukung poligami. Artikel ini adalah tulisan ketiga dari rangkaian tulisan yang saya tampilkan di blog ini mengenai poligami. Yeni Rosa Damayanti yang kini menjadi seorang aktivis Solidaritas Perempuan Indonesia (SPI) ini adalah koordinator daripada SPI dan salah seorang yang melakukan penelitian mengenai para politikus yang berpoligami dan yang mendukung poligami. Seperti telah diketahui oleh banyak orang, para politikus ini merupakan perusuh yang meresahkan hati para perempuan Indonesia. Yeni Rosa adalah eks aktifis mahasiswi dari Universitas Nasional Jakarta yang berani melawan Suharto pada saat kekuasaannya ditengarai sedang berada pada puncaknya, ketika orang-orang lainnya yang banyak mengaku-ngaku sebagai tokoh reformasi termasuk politikus-politikus yang mengaku-ngaku memperjuangkan “keadilan” dan “kesejahteraan” ini sedang berada “di negri antah berantah” untuk menyembunyikan diri dari tanggung jawab mereka terhadap masyarakat kala itu, yaitu melawan Suharto dan kekuasaan orbanya.
Perlawanan terhadap Suharto inilah yang membuat Yeni harus dipenjara dan diasingkan ke luar negri. Entah di mana politikus-politikus yang memperjuangkan kesejahteraan syahwat segelintir laki-laki ini, ketika Yeni Rosa Damayanti berjuang melawan Suharto bersama para mahasiswa Indonesia lainnya dan juga bersama Sri Bintang Pamungkas. Yeni bersama dengan Jajang Pamuncak adalah juga merupakan perempuan-perempuan Minangkabau yang memberikan pembelaan kepada perempuan-perempuan Indonesia seperti Inul yang ditindas oleh para penguasa Islam pemuja kelamin ini. Indonesia yang dicita-citakan oleh Yeni Rosa Damayanti adalah Indonesia yang majemuk, yang menghargai budaya-budaya orang Indonesia dan menghargai perempuannya, yang mewakili separuh dari keseluruhan penduduk Indonesia, dan bukannya menjadikan perempuan sebagai komoditi dagangan syariat Islam, yang harus ditindas untuk meng-arab-kan Indonesia ini.
Daftar ini tidak akan basi walaupun sudah dikeluarkan oleh SPI menjelang pemilu baru-baru ini, karena politikus-politikus gatal ini tidak akan berhenti mengkampanyekan poligami ini dan kampanye-kampanye lainnya yang hanya bertujuan untuk menindas perempuan. Mereka juga akan kembali bertarung untuk menjadi anggota dewan atau bahkan untuk jabatan seperti capres dan cawapres seperti sang pendukung poligami, Hidayat Nur Wahid. Itu berarti lebih banyak lagi undang-undang yang akan dibuat untuk lebih menindas perempuan.
Daftar ini dibuat oleh Yeni dan kawan-kawannya dari SPI. Dibuat oleh Yeni sang pejuang reformasi sungguhan yang telah mengecap asam garam kehidupan pergerakan dan politik dan yang benar-benar memperjuangkan nasib rakyat Indonesia. Ia pernah menjadi pejuang lingkungan hidup, petani, aktifis mahasiswa yang paling terkenal di Indonesia, penentang Suharto dan kini pejuang bagi kelompok perempuan. Tidak salah pilihan Yeni Rosa Damayanti untuk mengabdikan waktunya bagi perjuangan untuk kaum perempuan, karena setelah Suharto turun, perempuan Indonesialah yang menjadi sasaran kezaliman para politikus gatal kelamin ini.














Recent Comments