Oleh: Raden Trimutia Hatta
INILAH.COM, Jakarta - Tudingan jubir tim sukses BY-Boediono, Rizal Mallarangeng, soal konsep ekonomi yang diusung Mega-Prabowo adalah ekonomi komando dibantah oleh Fadli Zon. Sekretaris Umum Timkamnas Mega-Prabowo ini meminta Rizal belajar pengantar ekonomi dahulu.
“Mestinya dia belajar dulu buku pengantar ekonomi. Ekonomi kerakyatan itu jelas berdasarkan konstitusi negara, koperasi, BUMN dan swasta. Kalau ekonomi komando itu 100 persen di tangan negara,” kata Fadli di Mega-Prabowo Media Center, Jakarta, Selasa (9/6).
Menurut Fadli, Rizal saat ini sedang mengalami kegalauan membantah isu ekonomi kerakyatan yang memang saat ini ternyata dibutuhkan rakyat. Fadli juga sempat menyindir soal konsep ekonomi jalan tengah yang diusung SBY-Boediono.
“Ekonomi jalan tengah itu merupakan perpanjangan dari neoliberal. Konsep itu hanya akan memperkuat ketergantungan Indonesia terhadap asing,” ungkap Fadli.
Fadli mengingatkan, konsep ekonomi jalan tengah yang diusung SBY Boediono telah terbukti tidak berhasil diterapkan di Inggris untuk mengatasi krisis ekonomi. Atas dasar itulah antara ekonomi jalan tengah dengan ekonomi neoliberal adalah adik kakak.


Recent Comments