<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>
<channel>
	<title>Comments for Vara Jambak</title>
	<atom:link href="http://www.varajambak.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.varajambak.com</link>
	<description>On Minangkabau, matriarchy, Islam, patriarchy, politics and culture</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Aug 2011 17:34:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Saya Bangga Jadi Perempuan Minangkabau by anton rais makoginta</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/03/21/saya-bangga-jadi-perempuan-minangkabau/comment-page-1/#comment-8457</link>
		<dc:creator>anton rais makoginta</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 17:34:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=876#comment-8457</guid>
		<description>aku juga bangga jadi laki-laki minangkabau
. karena laki2 di minangkabau tidak pernah &quot;menginjak2&quot; perempuan
. karena laki2 di minangkabau bisa menerima bahwa perempuan tidak hanya punya &quot;selongsong&quot; saja seperti pada budaya patriakat di sluruh dunia
. karena laki2 pula lah mampu bisa negoisasi pekerjaan di luar-dalam rumah dgn perempuan
..................................
jika aku runut lagi sampai ribuan juta triliun seperti uni vera
. yg plg mendasar karena budaya matriakat/minangkabau dari dulu berfalsafahkan pada alam, sehingga perempuan mampu menguasai laki. kedatangan Islam yg ajarannya banyak ditemukan/anjurkan dari alam juga, terjadilah keselarasan antara adat dan agama [adat-sarak]walaupun ada pertentangan yg sgt pendek antara 2kubu dan karena adatlah mampu diselaraskan. adat yg dikuasai perempuan dan agama yg dikuasai laki2 [matriakat-patriakat].terjadilah keseimbangan antara laki2 dan perempuan.walaupun berbeda, tapi perbedaannya ibarat tinggi tdk bisa dipanjat rendah tdk bisa dilangkahi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku juga bangga jadi laki-laki minangkabau<br />
. karena laki2 di minangkabau tidak pernah &#8220;menginjak2&#8243; perempuan<br />
. karena laki2 di minangkabau bisa menerima bahwa perempuan tidak hanya punya &#8220;selongsong&#8221; saja seperti pada budaya patriakat di sluruh dunia<br />
. karena laki2 pula lah mampu bisa negoisasi pekerjaan di luar-dalam rumah dgn perempuan<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
jika aku runut lagi sampai ribuan juta triliun seperti uni vera<br />
. yg plg mendasar karena budaya matriakat/minangkabau dari dulu berfalsafahkan pada alam, sehingga perempuan mampu menguasai laki. kedatangan Islam yg ajarannya banyak ditemukan/anjurkan dari alam juga, terjadilah keselarasan antara adat dan agama [adat-sarak]walaupun ada pertentangan yg sgt pendek antara 2kubu dan karena adatlah mampu diselaraskan. adat yg dikuasai perempuan dan agama yg dikuasai laki2 [matriakat-patriakat].terjadilah keseimbangan antara laki2 dan perempuan.walaupun berbeda, tapi perbedaannya ibarat tinggi tdk bisa dipanjat rendah tdk bisa dilangkahi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Silek by zakirman paek</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2011/06/04/silek-2/comment-page-1/#comment-6697</link>
		<dc:creator>zakirman paek</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 15:00:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2536#comment-6697</guid>
		<description>patut dilestarikan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>patut dilestarikan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Silek by riel jambak</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2011/06/04/silek-2/comment-page-1/#comment-6661</link>
		<dc:creator>riel jambak</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 10:14:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2536#comment-6661</guid>
		<description>Blog nya bagus mengimfokan kondisi minang, tapi ado saketek nan disayangkan imformasi dengan memakai bahasa inggeris rasonyo indak tapek kecuali ado dibuka rubrik untuak itu.......tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Blog nya bagus mengimfokan kondisi minang, tapi ado saketek nan disayangkan imformasi dengan memakai bahasa inggeris rasonyo indak tapek kecuali ado dibuka rubrik untuak itu&#8230;&#8230;.tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Silek by zakirman paek</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2011/06/04/silek-2/comment-page-1/#comment-6658</link>
		<dc:creator>zakirman paek</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 08:14:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2536#comment-6658</guid>
		<description>saya suka silat minang kabau...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya suka silat minang kabau&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Malin Kundang by rizal</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2011/01/25/malin-kundang/comment-page-1/#comment-5873</link>
		<dc:creator>rizal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 01:35:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2463#comment-5873</guid>
		<description>Yth Ibuk Vara,

Menarik ulasan ibuk tentang malin kundang dan matrikhat dan patriakhat. Sebenarnya yang ada di Minangkabau itu masih diperdebatkan apakah itu matriakhat (kekuasaan di tangan perempuan) atau matrilineal (garis keturunan berdasarkan garis perempuan ). Catatan saya berkaitan dengan itu apa yang terjadi di Minangkabau selama ini sudah terjadi kompromi antara matriakhat/matrilineal dan Islam yang lebih patriakhat/patrilineal, karena di Minangkabau tanah adalah milik kaum berdasarkan garis ibu yang sebenarnya tidak pernah diwariskan pada siapapun dengan dibagi-bagi perorangan yang ada hanya hak untuk mengolah. Laki-laki boleh bekerja dan berusaha dan hasilnya kalau dia mempunyai harta dapat dia wariskan pada anak-anaknya. Jadi tidak ada masalah sebenarnya sekarang antara matriakhat/matrilineal dan Islam. Hal seperti ini adalah sesuatu yang lumrah saja terjadi karena sebuah kebudayaan selalu mengalami akulturasi atau pengaruh dari kebudayaan lain, dulu Minangkabau dipengaruhi Budha atau Hindu, kemudian sekarang Islam dan Barat jadi tidak perlu membenci pengaruh dari luar, kebudayaan itu dinamis dalam arti selalu berubah bukan tidak mungkin nanti matrilineal Minangkabau menghilang karena pengaruh modernisasi dan masyarakat Minangkabau tidak hidup lagi dari pertanian, ketika mungkin Indonesia menjadi negara Industri modern tidak ada lagi hidup berkelompok atau komunal. Matrilineal tetap ada adalah karena masih ada tanah komunal, kalau itu habis matrilineal dengan sendirinya akan hilang. Sedikit ctt tentang AA.Navis setahu saya beliau orang Minangkabau yang lahir di Padang Panjang mungkin ada darah Jawa karena karena saya pernah juga mendengar beliau keturunan dari Sentot Alibasa panglima Diponegoro yang di minta bantuan Belanda untuk menumpas Padri, jadi tidak benar beliau hanya sekedar orang sumando, darah Minangnya saya kira jauh lebih besar.

Salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth Ibuk Vara,</p>
<p>Menarik ulasan ibuk tentang malin kundang dan matrikhat dan patriakhat. Sebenarnya yang ada di Minangkabau itu masih diperdebatkan apakah itu matriakhat (kekuasaan di tangan perempuan) atau matrilineal (garis keturunan berdasarkan garis perempuan ). Catatan saya berkaitan dengan itu apa yang terjadi di Minangkabau selama ini sudah terjadi kompromi antara matriakhat/matrilineal dan Islam yang lebih patriakhat/patrilineal, karena di Minangkabau tanah adalah milik kaum berdasarkan garis ibu yang sebenarnya tidak pernah diwariskan pada siapapun dengan dibagi-bagi perorangan yang ada hanya hak untuk mengolah. Laki-laki boleh bekerja dan berusaha dan hasilnya kalau dia mempunyai harta dapat dia wariskan pada anak-anaknya. Jadi tidak ada masalah sebenarnya sekarang antara matriakhat/matrilineal dan Islam. Hal seperti ini adalah sesuatu yang lumrah saja terjadi karena sebuah kebudayaan selalu mengalami akulturasi atau pengaruh dari kebudayaan lain, dulu Minangkabau dipengaruhi Budha atau Hindu, kemudian sekarang Islam dan Barat jadi tidak perlu membenci pengaruh dari luar, kebudayaan itu dinamis dalam arti selalu berubah bukan tidak mungkin nanti matrilineal Minangkabau menghilang karena pengaruh modernisasi dan masyarakat Minangkabau tidak hidup lagi dari pertanian, ketika mungkin Indonesia menjadi negara Industri modern tidak ada lagi hidup berkelompok atau komunal. Matrilineal tetap ada adalah karena masih ada tanah komunal, kalau itu habis matrilineal dengan sendirinya akan hilang. Sedikit ctt tentang AA.Navis setahu saya beliau orang Minangkabau yang lahir di Padang Panjang mungkin ada darah Jawa karena karena saya pernah juga mendengar beliau keturunan dari Sentot Alibasa panglima Diponegoro yang di minta bantuan Belanda untuk menumpas Padri, jadi tidak benar beliau hanya sekedar orang sumando, darah Minangnya saya kira jauh lebih besar.</p>
<p>Salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Malin Kundang by Vara</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2011/01/25/malin-kundang/comment-page-1/#comment-4589</link>
		<dc:creator>Vara</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2011 18:30:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2463#comment-4589</guid>
		<description>Tentu boleh panggil saya Uni Vara,

Sebenarnya, kalau anda mengikuti tulisan di blog saya sejak awal, anda akan memahaminya. Coba anda baca tulisan di blog lama saya. Link ke blog lama itu bisa anda temukan di daftar blogroll di sebelah kiri halaman blog ini. Nama linknya juga &quot;Vara Jambak&quot;. Blog ini hanya memuat sebagian saja dari tulisan-tulisan di blog lama saya. Coba anda baca tulisan2 di arsip. Dimulai dari tulisan pertama (Januari 2008). Tulisan-tulisan tersebut hendaknya dibaca berurutan berdasarkan tanggal. Jika anda sudah membaca tulisan-tulisan itu, dan membacanya secara berurutan, maka anda akan tahu asal-usul, sejarah, istilah-istilah yang perlu diketahui dan hal-hal lainnya.

Sistim matriarkat dan patriarkat tidak sesederhana yang anda pikir. Mengenai kata seperti matriarkat atau patriarkat, kata ini adalah pengindonesiaan daripada kata-kata dari Barat yang pada umumnya berasal dari kata bahasa latin, dan bahasa Yunani. Hal ini hanya menyangkut penamaan saja, karena penamaan menjadi penting ketika kita mengkaji sesuatu.

Sistim matriarkat dan patriarkat tidak sesederhana seperti yang anda katakan, hanya menyangkut kedudukan anak laki-laki dan perempuan. Masyarakat zaman dahulu yang oleh kajian modern disebut matriarkat, tidak memiliki nama untuk sistim yang mereka pakai. Ketika sistim patriarkat (juga nama yang diberikan untuk suatu sistim masyarakat yang penuh dengan kebiadaban) muncul dan mendominasi hampir seluruh dunia, maka istilah matriarkat muncul untuk menamakan &quot;masyarakat kuno&quot; ini. Walaupun sampai kini keberadaan masyarakat matriarkat masih ada di seluruh penjuru dunia. 

salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu boleh panggil saya Uni Vara,</p>
<p>Sebenarnya, kalau anda mengikuti tulisan di blog saya sejak awal, anda akan memahaminya. Coba anda baca tulisan di blog lama saya. Link ke blog lama itu bisa anda temukan di daftar blogroll di sebelah kiri halaman blog ini. Nama linknya juga &#8220;Vara Jambak&#8221;. Blog ini hanya memuat sebagian saja dari tulisan-tulisan di blog lama saya. Coba anda baca tulisan2 di arsip. Dimulai dari tulisan pertama (Januari 2008). Tulisan-tulisan tersebut hendaknya dibaca berurutan berdasarkan tanggal. Jika anda sudah membaca tulisan-tulisan itu, dan membacanya secara berurutan, maka anda akan tahu asal-usul, sejarah, istilah-istilah yang perlu diketahui dan hal-hal lainnya.</p>
<p>Sistim matriarkat dan patriarkat tidak sesederhana yang anda pikir. Mengenai kata seperti matriarkat atau patriarkat, kata ini adalah pengindonesiaan daripada kata-kata dari Barat yang pada umumnya berasal dari kata bahasa latin, dan bahasa Yunani. Hal ini hanya menyangkut penamaan saja, karena penamaan menjadi penting ketika kita mengkaji sesuatu.</p>
<p>Sistim matriarkat dan patriarkat tidak sesederhana seperti yang anda katakan, hanya menyangkut kedudukan anak laki-laki dan perempuan. Masyarakat zaman dahulu yang oleh kajian modern disebut matriarkat, tidak memiliki nama untuk sistim yang mereka pakai. Ketika sistim patriarkat (juga nama yang diberikan untuk suatu sistim masyarakat yang penuh dengan kebiadaban) muncul dan mendominasi hampir seluruh dunia, maka istilah matriarkat muncul untuk menamakan &#8220;masyarakat kuno&#8221; ini. Walaupun sampai kini keberadaan masyarakat matriarkat masih ada di seluruh penjuru dunia. </p>
<p>salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Boediono = IMF by Kabar Berita</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/05/25/boediono-imf/comment-page-1/#comment-4564</link>
		<dc:creator>Kabar Berita</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 00:36:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1305#comment-4564</guid>
		<description>Berkunjung ke blog sahabat.,.,Salam kenal.,,., :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berkunjung ke blog sahabat.,.,Salam kenal.,,., <img src='http://www.varajambak.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Malin Kundang by Muhfi Asbin Sagala</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2011/01/25/malin-kundang/comment-page-1/#comment-4553</link>
		<dc:creator>Muhfi Asbin Sagala</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 09:33:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2463#comment-4553</guid>
		<description>Salam,

Uni Vara (boleh saya memanggil begitu)

Sampai hari ini Saya tidak begitu memahami mengapa ada sistem semacam Matriarch dan Patriarch. Yang saya tahu bahwa kedua hal itu hanya mempermasalahkan Kedudukan anak laki-laki atau perempuan dalam satu keluarga. Mana yg tinggi dan mana yang rendah, sebatas itu saja.

Lalu kemudian ketika pandangan terhadap kedudukan anak laki-laki atau perempuan menjadi seimbang, apakah tidak kedua Sistem itu kemudian menjadi Absurd? menjadi sama tidak pentingnya?

Tolong cerahkan saya :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,</p>
<p>Uni Vara (boleh saya memanggil begitu)</p>
<p>Sampai hari ini Saya tidak begitu memahami mengapa ada sistem semacam Matriarch dan Patriarch. Yang saya tahu bahwa kedua hal itu hanya mempermasalahkan Kedudukan anak laki-laki atau perempuan dalam satu keluarga. Mana yg tinggi dan mana yang rendah, sebatas itu saja.</p>
<p>Lalu kemudian ketika pandangan terhadap kedudukan anak laki-laki atau perempuan menjadi seimbang, apakah tidak kedua Sistem itu kemudian menjadi Absurd? menjadi sama tidak pentingnya?</p>
<p>Tolong cerahkan saya <img src='http://www.varajambak.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Orang Batak, Orang Minang, Orang Jawa by Sutan Rusydi</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/02/26/orang-batak-orang-minang-orang-jawa/comment-page-1/#comment-4443</link>
		<dc:creator>Sutan Rusydi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 02:29:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=799#comment-4443</guid>
		<description>Saya senang membaca diskusi jujur mengenai dua suku bangsa keras dari sumatra ini (meskipun ditulis oleh Minang). Saya sendiri orang Minang asli dan tinggal diperantauan. Kota tempat saya tinggal tercatat sebagai salah satu kota dengan keragaman suku dan keakuran yang tertinggi di Indonesia. Biasa saya memang, pedagang emas Minang ngobrol dengan pedagang bawang kaki lima yang Batak didepan tokonya atau Notaris Batak yang membahas politik di kedai kopi dengan supir angkot yang orang Minang. Begitu juga dengan suku-suku lain. Hanya saja, stereotip yang dibuat oleh &#039;beberapa keluarga&#039; yang mungkin pernah berhadapan dengan kejelekan2 dua suku tadi menjadi menurunkan konsep2 jelek itu tadi.
Ir. Sukardiman di atas tidak ada yang melarang anda mau jadi Batakkabau, kalaupun bosan jadi Minang tapi malu juga jadi Batak. malah di situlah terlihat perilaku menjelek-jelekan berdasarkan SARA. Saya tidak akan melepaskan label keturunan Minang saya sedang saya masih bisa hidup akur, hormat menghormati malah hidup serumah berkeluaraga dengan orang Batak. 
Saya terlahir dari ayah bergelar Sutan dan saya juga bergelar Sutan, teman2 saya yang orang Batak juga banyak ternyata yang bergelar Sutan, jadi apa beda kita dalam kehidupan masyarakat?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya senang membaca diskusi jujur mengenai dua suku bangsa keras dari sumatra ini (meskipun ditulis oleh Minang). Saya sendiri orang Minang asli dan tinggal diperantauan. Kota tempat saya tinggal tercatat sebagai salah satu kota dengan keragaman suku dan keakuran yang tertinggi di Indonesia. Biasa saya memang, pedagang emas Minang ngobrol dengan pedagang bawang kaki lima yang Batak didepan tokonya atau Notaris Batak yang membahas politik di kedai kopi dengan supir angkot yang orang Minang. Begitu juga dengan suku-suku lain. Hanya saja, stereotip yang dibuat oleh &#8216;beberapa keluarga&#8217; yang mungkin pernah berhadapan dengan kejelekan2 dua suku tadi menjadi menurunkan konsep2 jelek itu tadi.<br />
Ir. Sukardiman di atas tidak ada yang melarang anda mau jadi Batakkabau, kalaupun bosan jadi Minang tapi malu juga jadi Batak. malah di situlah terlihat perilaku menjelek-jelekan berdasarkan SARA. Saya tidak akan melepaskan label keturunan Minang saya sedang saya masih bisa hidup akur, hormat menghormati malah hidup serumah berkeluaraga dengan orang Batak.<br />
Saya terlahir dari ayah bergelar Sutan dan saya juga bergelar Sutan, teman2 saya yang orang Batak juga banyak ternyata yang bergelar Sutan, jadi apa beda kita dalam kehidupan masyarakat?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Khairul Jasmi rang Koto: Pak SBY, Tolonglah Kami&#8230; by muchlis jambak</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2010/12/01/khairul-jasmi-rang-koto-pak-sby-tolonglah-kami/comment-page-1/#comment-3758</link>
		<dc:creator>muchlis jambak</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Dec 2010 00:12:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=2287#comment-3758</guid>
		<description>Kita semua sdh salah memilih pemimpin untuk Indonesia, pembohong, munafik dan musyrik.
Kini saatnya rakyat Minangkabau bangkit dan menggugat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita semua sdh salah memilih pemimpin untuk Indonesia, pembohong, munafik dan musyrik.<br />
Kini saatnya rakyat Minangkabau bangkit dan menggugat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Orang Batak, Orang Minang, Orang Jawa by Epit "evil"</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/02/26/orang-batak-orang-minang-orang-jawa/comment-page-1/#comment-3750</link>
		<dc:creator>Epit "evil"</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 18:59:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=799#comment-3750</guid>
		<description>Thanks saya senang dengan coment2 diatas. Bahasa vulgar dan tanpa tedeng aling2, juga pembiasaan agar tdk mudah tersinggung dan lebih bersabar. Sehingga pendapat yang kasar sekalipun harus diterima dengan keluasan hati. 
Saya pikir, sejarah Batak dan Minang memang ada benang merahnya. Ada titik2 kesamaan yang khas. Persoalannya, intervensi budaya asing dan pengaruh kolonial dan fasisme, kemudian meretakkan hubungan dua bangsa besar yang memiliki kesamaan sejarah ini. Karena konon, sebelum menuju pelabuhan tua di Barus di tanah Batak,pendatang juga melewati Teluk Bayur yang ada di Sumatera Barat. Sehingga keduanya mendapatkan asimilasi budaya dari para pendatang. 
Ke depan, pengetahuan tentang Indonesia harus di ekstrak lagi. Karena tidak ada Indonesia tanpa ada kesepatakan suku2 di Indonesia. Apakah dengan menjadi Indonesia lalu tabu menyebut sukunya. Bukankah dengan menyebut suku maka otomatis orang itu menjadi Indonesia. 
Saya orang Batak, tidak keberatan disebut anjing, kafir, atau titit tidak bersunat, selama itu bukan bentuk streotif terhadap kesukuan saya. Karena dalam bahasa pergaulan kadangkala kita menyebut teman dengan kata &quot;Monyet, kura, dan sebagainya&quot; Masalah &quot;kafir&quot; lidah orang boleh berkata apa saja...tetapi Pemilik Dunia dan Langit yang memiliki hak untuk memutuskan itu. 
Tentang sunat, adalah tradisi nenek moyang yahudi dan arab...jadi tidak bersunat bukan berarti tidak jadi manusia...tetapi yang jelas bukan menjadi orang yahudi atau arab. ada Batak Islam atau Batak Kristen, Batak Parmalim, atau Padang Islam atau padang Hindu/Budha itu bukan menjadi masalah apalagi pemisah. Untuk itu nafsu dominasi harus dihapuskan...karena persoalan dominasi yang memjadikan dunia ini kacau. Tetapi kesatuan dari dasar darah dan keturunan itulah yang semestinya dikedepankan, karena ajaran2 agama juga hasil pola pikir manusia...did we have to interview GOD? Sehingga banyak tafsir yang dipakai untuk pemenuhan nafsu kemanusiaan &quot;Tapi apa itu Kehendak Tuhan?&quot; 
So, Uni Vara...lanjutkan tulisan2 yang mencerdaskan karena kita perlu itu untuk pencerahan negara ini ke depan....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks saya senang dengan coment2 diatas. Bahasa vulgar dan tanpa tedeng aling2, juga pembiasaan agar tdk mudah tersinggung dan lebih bersabar. Sehingga pendapat yang kasar sekalipun harus diterima dengan keluasan hati.<br />
Saya pikir, sejarah Batak dan Minang memang ada benang merahnya. Ada titik2 kesamaan yang khas. Persoalannya, intervensi budaya asing dan pengaruh kolonial dan fasisme, kemudian meretakkan hubungan dua bangsa besar yang memiliki kesamaan sejarah ini. Karena konon, sebelum menuju pelabuhan tua di Barus di tanah Batak,pendatang juga melewati Teluk Bayur yang ada di Sumatera Barat. Sehingga keduanya mendapatkan asimilasi budaya dari para pendatang.<br />
Ke depan, pengetahuan tentang Indonesia harus di ekstrak lagi. Karena tidak ada Indonesia tanpa ada kesepatakan suku2 di Indonesia. Apakah dengan menjadi Indonesia lalu tabu menyebut sukunya. Bukankah dengan menyebut suku maka otomatis orang itu menjadi Indonesia.<br />
Saya orang Batak, tidak keberatan disebut anjing, kafir, atau titit tidak bersunat, selama itu bukan bentuk streotif terhadap kesukuan saya. Karena dalam bahasa pergaulan kadangkala kita menyebut teman dengan kata &#8220;Monyet, kura, dan sebagainya&#8221; Masalah &#8220;kafir&#8221; lidah orang boleh berkata apa saja&#8230;tetapi Pemilik Dunia dan Langit yang memiliki hak untuk memutuskan itu.<br />
Tentang sunat, adalah tradisi nenek moyang yahudi dan arab&#8230;jadi tidak bersunat bukan berarti tidak jadi manusia&#8230;tetapi yang jelas bukan menjadi orang yahudi atau arab. ada Batak Islam atau Batak Kristen, Batak Parmalim, atau Padang Islam atau padang Hindu/Budha itu bukan menjadi masalah apalagi pemisah. Untuk itu nafsu dominasi harus dihapuskan&#8230;karena persoalan dominasi yang memjadikan dunia ini kacau. Tetapi kesatuan dari dasar darah dan keturunan itulah yang semestinya dikedepankan, karena ajaran2 agama juga hasil pola pikir manusia&#8230;did we have to interview GOD? Sehingga banyak tafsir yang dipakai untuk pemenuhan nafsu kemanusiaan &#8220;Tapi apa itu Kehendak Tuhan?&#8221;<br />
So, Uni Vara&#8230;lanjutkan tulisan2 yang mencerdaskan karena kita perlu itu untuk pencerahan negara ini ke depan&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mamak-mamak tidak tahu diuntung-Bagian 1 by ruswandi tan</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/01/20/mamak-mamak-tidak-tahu-diuntung-bagian-1/comment-page-1/#comment-3510</link>
		<dc:creator>ruswandi tan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 14:50:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=724#comment-3510</guid>
		<description>ya itulah yang membuat kita punya ninik mamak yang semua rakus, berapa banyak tanah ulayat yang digadai mamak yang tamak, tapi kita ngak bisa menilai tamaknya, adat minang tidak mengajarkan demikian, hanya mental ninik mamak itulah yang sangat komunis karena mereka tahunya uang dan tanah ulayat mana lagi yang bisa dijual, lebih cepat lebih bagus mamak mamak demikian kita hanguskan dari bumi minang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya itulah yang membuat kita punya ninik mamak yang semua rakus, berapa banyak tanah ulayat yang digadai mamak yang tamak, tapi kita ngak bisa menilai tamaknya, adat minang tidak mengajarkan demikian, hanya mental ninik mamak itulah yang sangat komunis karena mereka tahunya uang dan tanah ulayat mana lagi yang bisa dijual, lebih cepat lebih bagus mamak mamak demikian kita hanguskan dari bumi minang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Orang Batak, Orang Minang, Orang Jawa by ruswandi tan</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/02/26/orang-batak-orang-minang-orang-jawa/comment-page-1/#comment-3508</link>
		<dc:creator>ruswandi tan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 13:49:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=799#comment-3508</guid>
		<description>itu kan perasaan lae saja, saya saja adalah orang minang yang beristri batak tulen, ngak pernah kami saling hina, kelurga saya dan keluarga istri saya juga memperlakukan kami sebagai manusia, mungkin lae kenal orang minang di tempat yang kurang pendidikannya atau lae tinggal di sumatera utara yang belum tersentuh orang minang , atau hal yang lainnya. jadi minang sama batak sama saja, karena saya juga pesta dengan adat batak dan adat minang, sallam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itu kan perasaan lae saja, saya saja adalah orang minang yang beristri batak tulen, ngak pernah kami saling hina, kelurga saya dan keluarga istri saya juga memperlakukan kami sebagai manusia, mungkin lae kenal orang minang di tempat yang kurang pendidikannya atau lae tinggal di sumatera utara yang belum tersentuh orang minang , atau hal yang lainnya. jadi minang sama batak sama saja, karena saya juga pesta dengan adat batak dan adat minang, sallam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masyarakat Aceh ternyata matriarkal by Sastri</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/04/21/masyarakat-aceh-ternyata-matriarkal/comment-page-1/#comment-3403</link>
		<dc:creator>Sastri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 03:50:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1157#comment-3403</guid>
		<description>Vara, tulisan ini menarik sekali untuk dikembangkan lebih jauh. Mungkin bisa dibantu dengan data-data atau penjelasan lebih luas mengenai kepemilikan tanah oleh perempuan Aceh ini seperti apa? Kesamaan dan perbedaannya dengan kepemilikan tanah dengan perempuan di MK misalnya dan penjelasan perubahan yang terjadi setelah Tsunami seperti apa lengkapnya? Bagaimana proses perubahan itu, dan apakah hak kaum perempuan atas tanah itu sama sekali hilang atau hanya kepemilikan hak bersama yang hilang? Apakah mereka juga mengenal istilah hak ulayat seperti di MK? Saya setuju dengan Vara bahwa tulisan2 seperti ini perlu disebarluaskan mengingat kita hanya dicekoki oleh berita tentang GAM dan keinginan memberontak dari orang Aceh. Sebuah tulisan yang lebih berimbang memang kita perlukan. Sukes buat Vara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Vara, tulisan ini menarik sekali untuk dikembangkan lebih jauh. Mungkin bisa dibantu dengan data-data atau penjelasan lebih luas mengenai kepemilikan tanah oleh perempuan Aceh ini seperti apa? Kesamaan dan perbedaannya dengan kepemilikan tanah dengan perempuan di MK misalnya dan penjelasan perubahan yang terjadi setelah Tsunami seperti apa lengkapnya? Bagaimana proses perubahan itu, dan apakah hak kaum perempuan atas tanah itu sama sekali hilang atau hanya kepemilikan hak bersama yang hilang? Apakah mereka juga mengenal istilah hak ulayat seperti di MK? Saya setuju dengan Vara bahwa tulisan2 seperti ini perlu disebarluaskan mengingat kita hanya dicekoki oleh berita tentang GAM dan keinginan memberontak dari orang Aceh. Sebuah tulisan yang lebih berimbang memang kita perlukan. Sukes buat Vara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Saldi Isra: Wacana Kurangi Kewenangan KPK Bertentangan Harapan Rakyat by habib,SH</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/11/04/saldi-isra-wacana-kurangi-kewenangan-kpk-bertentangan-harapan-rakyat/comment-page-1/#comment-3290</link>
		<dc:creator>habib,SH</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 14:59:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1502#comment-3290</guid>
		<description>harapan parlemen mengurangi kekuasaan kpk berarti melemahkan kekuasaan sby.yang mana pembentukkan kpk merupakan program kebijakakan sby dalam memerangi korupsi.ini merupakan strategi yang tidak di sadari oleh sby bahwa kebijakkan parlemen  mengurangi kekuasaan kpk membuka peluang merajalelanya koruptor di DPR RI dan dari satu sisi melemahkan kpk dan pada akhirnya masyarakat kehilangan kontrol terhadap kpk.kita dapat ketahui kalaulah masyarakat berharap kembali kepada kepolisian,kejaksaan dan pengadilan tipikor untuk  memerangi korupsi,berarti mengarahkan masyarakat memilih kucing dalam karung.menurut saya pak sby secepatnya mengeluarkan kebijakkan yng tepat untuk membantah argumentasi parlemen yang penuh syarat akal -akalan.perlu diingat jikalau parlemen mengurangi kekuasaan kpk berarti menginginkan undang- undang anti korupsi di hilangkAn,dikarenkan banyaknya anggota parlemen yang tertangkap oleh kpk di karenakan korupsi.bahkan selama ini kpk sudah banyak memberikan prestasi sudah berapa banyak kpk menangkap pelaku koruptor dari Anggota DPR sampai kepala daerah,berarti sudah jelas parlemen menginginkan kpk di hapuskan karena menyempitkan ruang gerak kebebasan parlemen untuk korupsi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>harapan parlemen mengurangi kekuasaan kpk berarti melemahkan kekuasaan sby.yang mana pembentukkan kpk merupakan program kebijakakan sby dalam memerangi korupsi.ini merupakan strategi yang tidak di sadari oleh sby bahwa kebijakkan parlemen  mengurangi kekuasaan kpk membuka peluang merajalelanya koruptor di DPR RI dan dari satu sisi melemahkan kpk dan pada akhirnya masyarakat kehilangan kontrol terhadap kpk.kita dapat ketahui kalaulah masyarakat berharap kembali kepada kepolisian,kejaksaan dan pengadilan tipikor untuk  memerangi korupsi,berarti mengarahkan masyarakat memilih kucing dalam karung.menurut saya pak sby secepatnya mengeluarkan kebijakkan yng tepat untuk membantah argumentasi parlemen yang penuh syarat akal -akalan.perlu diingat jikalau parlemen mengurangi kekuasaan kpk berarti menginginkan undang- undang anti korupsi di hilangkAn,dikarenkan banyaknya anggota parlemen yang tertangkap oleh kpk di karenakan korupsi.bahkan selama ini kpk sudah banyak memberikan prestasi sudah berapa banyak kpk menangkap pelaku koruptor dari Anggota DPR sampai kepala daerah,berarti sudah jelas parlemen menginginkan kpk di hapuskan karena menyempitkan ruang gerak kebebasan parlemen untuk korupsi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Puti Reno Oesman&#8211;Mantan Diplomat Wanita Siap Pimpin Sumbar by Chandra</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2010/02/16/puti-reno-oesman-mantan-diplomat-wanita-siap-pimpin-sumbar/comment-page-1/#comment-2729</link>
		<dc:creator>Chandra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Apr 2010 15:01:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1663#comment-2729</guid>
		<description>Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatu...

Selamat pagi One (Puti Reno Oesman),

Itu benar sekali..,jika konsep pemikiran dan ide itu sudah ada dari dulu,maka sebaiknya disampaikan/dilaksanakan karena daerah kita (Sumbar) butuh pemimpin yang handal disegala bidang serta seorang diplomatis tentunya.

Saya melihat minang ini juga dari luar negeri dan tidak dari dalam karena segala sesuatu itu akan jelas dipandang,didengar dari kejauhan tapi dekat oleh informasi untuk dicermati.

Saya termasuk seorang dari pemuda Sumbar yang sering keluar negeri juga(keliling dunia) makanya saya banyak mendapat masukan dari orang-orang yang pernah datang ke daerah kita..and did you know..,what they say...? They feel satisfied and etc after they have been come and stay in our village..,like by the our culture,airlands,service and etc.

Itu sebagain dari great mereka dan tidak menutup kemungkinan mereka juga mau berinvestasi didaerah kita baik dibidang kelautan,export/import,any agriculture dan sebagainya.

Makanya tidak salah apabila ada niat yang betul untuk membangun daerah ini dan tentunya tak lepas dari seorang pemimpin yang handal..,baik itu seorang laki-laki atau seorang perempuan sekalipun...,karena kalau dia sanggup..Why Not...,Hurry up and let&#039;s do it because we need a news leader for right now and hoping also Allah will Bless,protect and give arrange to you..,Amin


Wassalam,

Seafarer</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatu&#8230;</p>
<p>Selamat pagi One (Puti Reno Oesman),</p>
<p>Itu benar sekali..,jika konsep pemikiran dan ide itu sudah ada dari dulu,maka sebaiknya disampaikan/dilaksanakan karena daerah kita (Sumbar) butuh pemimpin yang handal disegala bidang serta seorang diplomatis tentunya.</p>
<p>Saya melihat minang ini juga dari luar negeri dan tidak dari dalam karena segala sesuatu itu akan jelas dipandang,didengar dari kejauhan tapi dekat oleh informasi untuk dicermati.</p>
<p>Saya termasuk seorang dari pemuda Sumbar yang sering keluar negeri juga(keliling dunia) makanya saya banyak mendapat masukan dari orang-orang yang pernah datang ke daerah kita..and did you know..,what they say&#8230;? They feel satisfied and etc after they have been come and stay in our village..,like by the our culture,airlands,service and etc.</p>
<p>Itu sebagain dari great mereka dan tidak menutup kemungkinan mereka juga mau berinvestasi didaerah kita baik dibidang kelautan,export/import,any agriculture dan sebagainya.</p>
<p>Makanya tidak salah apabila ada niat yang betul untuk membangun daerah ini dan tentunya tak lepas dari seorang pemimpin yang handal..,baik itu seorang laki-laki atau seorang perempuan sekalipun&#8230;,karena kalau dia sanggup..Why Not&#8230;,Hurry up and let&#8217;s do it because we need a news leader for right now and hoping also Allah will Bless,protect and give arrange to you..,Amin</p>
<p>Wassalam,</p>
<p>Seafarer</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Merantau The Movie by renko</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2010/04/12/merantau-the-movie/comment-page-1/#comment-2655</link>
		<dc:creator>renko</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 07:14:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1737#comment-2655</guid>
		<description>Banyak Lg film2 yg bs diangkat kelayar lebar di minangkabau. baik yg bertemakan sejarah, perjuangan, sosial dll. seperti kisah perjungan &quot;Siti Manggopoh&quot; melawan penjajahan Belanda yg tidak kalah hebatnya dgn kisah cut nyak dien</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak Lg film2 yg bs diangkat kelayar lebar di minangkabau. baik yg bertemakan sejarah, perjuangan, sosial dll. seperti kisah perjungan &#8220;Siti Manggopoh&#8221; melawan penjajahan Belanda yg tidak kalah hebatnya dgn kisah cut nyak dien</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Merantau The Movie by What is a good shaolin martial arts film? &#124; Martialartswarwick.com</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2010/04/12/merantau-the-movie/comment-page-1/#comment-2653</link>
		<dc:creator>What is a good shaolin martial arts film? &#124; Martialartswarwick.com</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 00:48:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1737#comment-2653</guid>
		<description>[...] Vara Jambak &#187; Merantau The Movie [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Vara Jambak &raquo; Merantau The Movie [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Silek by Wan Mohd Aminuddin</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/04/09/silek/comment-page-1/#comment-2595</link>
		<dc:creator>Wan Mohd Aminuddin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 07:29:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1129#comment-2595</guid>
		<description>Cantik mainan Silek Minang ada jugak belajar Langkah Sentajo dari Hj Muhammad Bin Nurut asal Inderagiri Ulu. Salam untuk semua</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cantik mainan Silek Minang ada jugak belajar Langkah Sentajo dari Hj Muhammad Bin Nurut asal Inderagiri Ulu. Salam untuk semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Emakku Hj. Nurma Abubakar Piliang-Perempuan Minang Tulen by Indra Kesuma</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/03/25/emakku-hj-nurma-abubakar-piliang-perempuan-minang-tulen/comment-page-1/#comment-2092</link>
		<dc:creator>Indra Kesuma</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 01:11:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=901#comment-2092</guid>
		<description>Dear Vara,
Saya tertarik melihat website anda yang isinya cukup lengkap mengenai Minangkabau namun yang lebih tertarik lagi adalah dengan adanya sosok Ibu Puti Reno Oesman sebagai bakal calon Gubernur Sumbar yad. Sebagai orang dari suku Jambak, Pondok, Padang saya sangat bangga dengan beliau karena berani maju sebagai calon dalam kondisi di tanah air yang masih sangat semrawut terlebih di Padang setelah hancur dihantam gempa bumi beberapa waktu yang lalu. Seorang calon tentunya akan lebih senang jika mereka dapat mengajukan diri dalam keadaan yang normal tetapi justru seorang pemimpin sejati muncul pada saat yang kritis sebab dia harus siap meninggalkan segala kesenangan yang seharusnya dapat dinikmatinya jika dia bukan sebagai pemimpin. Beberapa peristiwa telah membuktikan hal itu seperti dalam sejarah Islam, dunia dan khususnya di Indonesia. Seperti Nabi Muhammad SAW termasuk seluruh Rasul dan Nabi, muncul dalam keadaan krisis moral dimana manusia telah melupakan ajaran agama dan Tuhannya yang esa. Di Indonesia sejak zaman dahulu, baik para raja, pemimpin agama, pahlawan nasional/perjuangan selalu muncul dalam keadaan/peristiwa yang sangat tidak menyenangkan seperti ketidakadilan, ketertekanan dan penjajahan.
Selamat untuk anda! Merdeka!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Vara,<br />
Saya tertarik melihat website anda yang isinya cukup lengkap mengenai Minangkabau namun yang lebih tertarik lagi adalah dengan adanya sosok Ibu Puti Reno Oesman sebagai bakal calon Gubernur Sumbar yad. Sebagai orang dari suku Jambak, Pondok, Padang saya sangat bangga dengan beliau karena berani maju sebagai calon dalam kondisi di tanah air yang masih sangat semrawut terlebih di Padang setelah hancur dihantam gempa bumi beberapa waktu yang lalu. Seorang calon tentunya akan lebih senang jika mereka dapat mengajukan diri dalam keadaan yang normal tetapi justru seorang pemimpin sejati muncul pada saat yang kritis sebab dia harus siap meninggalkan segala kesenangan yang seharusnya dapat dinikmatinya jika dia bukan sebagai pemimpin. Beberapa peristiwa telah membuktikan hal itu seperti dalam sejarah Islam, dunia dan khususnya di Indonesia. Seperti Nabi Muhammad SAW termasuk seluruh Rasul dan Nabi, muncul dalam keadaan krisis moral dimana manusia telah melupakan ajaran agama dan Tuhannya yang esa. Di Indonesia sejak zaman dahulu, baik para raja, pemimpin agama, pahlawan nasional/perjuangan selalu muncul dalam keadaan/peristiwa yang sangat tidak menyenangkan seperti ketidakadilan, ketertekanan dan penjajahan.<br />
Selamat untuk anda! Merdeka!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Emakku Hj. Nurma Abubakar Piliang-Perempuan Minang Tulen by meiy</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/03/25/emakku-hj-nurma-abubakar-piliang-perempuan-minang-tulen/comment-page-1/#comment-1776</link>
		<dc:creator>meiy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 03:50:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=901#comment-1776</guid>
		<description>terharu bana ambo membacanya...teringat uwo (nenek) kisah ini mirip2 perjuangan nenek yg sering diceritakan Ibuku...menjadi perempuan minang, adalah sebuah anugerah :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terharu bana ambo membacanya&#8230;teringat uwo (nenek) kisah ini mirip2 perjuangan nenek yg sering diceritakan Ibuku&#8230;menjadi perempuan minang, adalah sebuah anugerah <img src='http://www.varajambak.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Meiy Piliang: Negeri Nurani Mati by meiy</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2010/01/20/meiy-piliang-negeri-nurani-mati/comment-page-1/#comment-1770</link>
		<dc:creator>meiy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 09:19:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1627#comment-1770</guid>
		<description>Terimakasih vara, ambo senang dimasukkan sbg salah seorang bundo kanduang :) ditunggu bundo kanduang berikutnya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih vara, ambo senang dimasukkan sbg salah seorang bundo kanduang <img src='http://www.varajambak.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ditunggu bundo kanduang berikutnya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on RIZAL RAMLI: Ini Perampokan Bank Difasilitasi BI dan Menkeu by djaharuddin ilyas</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/12/21/rizal-ramli-ini-perampokan-bank-difasilitasi-bi-dan-menkeu/comment-page-1/#comment-1542</link>
		<dc:creator>djaharuddin ilyas</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 21:23:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1606#comment-1542</guid>
		<description>waktu belajar auditing dulu sekali seingat saya ada beberapa jenis kesalahan laporan keuangan; omissin (lupa mencatat transaksi), Comission di catat tapi salah penempatannya, negligennce . gross negligence dan fraud dua kesalahan terakhir inlah yang harus diselidiki kemungkinannya. dan dipertanggungjawabkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waktu belajar auditing dulu sekali seingat saya ada beberapa jenis kesalahan laporan keuangan; omissin (lupa mencatat transaksi), Comission di catat tapi salah penempatannya, negligennce . gross negligence dan fraud dua kesalahan terakhir inlah yang harus diselidiki kemungkinannya. dan dipertanggungjawabkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Upaya Blogger &amp; JK: Prita Kembali Menyusui by djaharuddin ilyas</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/06/16/upaya-blogger-jk-prita-kembali-menyusui/comment-page-1/#comment-1465</link>
		<dc:creator>djaharuddin ilyas</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 21:05:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1393#comment-1465</guid>
		<description>selamat para facebookers hasil yang gemilang baru saja kita capai rumah sakit omni telah mencabut tuntutannya prita pun bebas sudah.Tolong hati-hati menggunakan energimu para facebookers dan tokoh intelectual dibelakangnya. saya pernah melihak komic tentang &quot;SUPERMAN&quot; dia menyelamatkan seorang warga yang sedang mau bunuh diri dengan tiduran diatas rel yang akan dilewati kereta api yang sedang melaju dengan kecepatan penuh dan terlhar oleh sang &quot;SUPERMAN&quot; yang kebetulan sedang melayang di udara dan DENGAN GAGAH DAN JUMAWANYA dia menghentikan laju kereta tersebut SAKING KUATNYA SANG SUPERMAN dia mampu menghentikan laju kereta tersebut percis satu meter sebelum terpenuhinya hajat &#039;SEORANG WARGA&quot;. Selanjutnya adalah penghinaa terhadap intelectuan tuan dan puan kalau saya tulis apa yang anda akhirnya peroleh. Perlu kahati hatian semua pihak terkait agar sinyalmen bung Hatta tentang hasil perjuangan bung Karno tidak terulang dan terulang lagi di negri tercinta ini. karena kelemahan yang melekat pada pribadinya dia sampai ditempat sebaliknya dari yang ingin dituju.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat para facebookers hasil yang gemilang baru saja kita capai rumah sakit omni telah mencabut tuntutannya prita pun bebas sudah.Tolong hati-hati menggunakan energimu para facebookers dan tokoh intelectual dibelakangnya. saya pernah melihak komic tentang &#8220;SUPERMAN&#8221; dia menyelamatkan seorang warga yang sedang mau bunuh diri dengan tiduran diatas rel yang akan dilewati kereta api yang sedang melaju dengan kecepatan penuh dan terlhar oleh sang &#8220;SUPERMAN&#8221; yang kebetulan sedang melayang di udara dan DENGAN GAGAH DAN JUMAWANYA dia menghentikan laju kereta tersebut SAKING KUATNYA SANG SUPERMAN dia mampu menghentikan laju kereta tersebut percis satu meter sebelum terpenuhinya hajat &#8216;SEORANG WARGA&#8221;. Selanjutnya adalah penghinaa terhadap intelectuan tuan dan puan kalau saya tulis apa yang anda akhirnya peroleh. Perlu kahati hatian semua pihak terkait agar sinyalmen bung Hatta tentang hasil perjuangan bung Karno tidak terulang dan terulang lagi di negri tercinta ini. karena kelemahan yang melekat pada pribadinya dia sampai ditempat sebaliknya dari yang ingin dituju.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Orang Minangkabau, Orang Padang, Orang Melayu atau Orang Awak? by ecky</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/03/11/orang-minangkabau-orang-padang-orang-melayu-atau-orang-awak/comment-page-1/#comment-1437</link>
		<dc:creator>ecky</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 07:29:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=833#comment-1437</guid>
		<description>beda dialek jangan dipermasalahkan, english pun ada UK, USA, Singlish dan lain-lain!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>beda dialek jangan dipermasalahkan, english pun ada UK, USA, Singlish dan lain-lain!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Silek by chaniagokamape</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/04/09/silek/comment-page-1/#comment-1429</link>
		<dc:creator>chaniagokamape</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:53:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1129#comment-1429</guid>
		<description>Tambah ciek lai pasilek politik rang wak yaitu uni sri mulyani sanak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tambah ciek lai pasilek politik rang wak yaitu uni sri mulyani sanak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Chandra M. Hamzah, Nila Anfasa Moeloek, Williardi Wizard : 3 Orang Minang yang Bikin Geger Dunia Persilatan by chaniagokamape</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/11/28/chandra-m-hamzah-nila-anfasa-moeloek-williardi-wizard-3-orang-minang-yang-bikin-geger-dunia-persilatan/comment-page-1/#comment-1428</link>
		<dc:creator>chaniagokamape</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:49:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1559#comment-1428</guid>
		<description>Tambah surang lai pesilat politik urnag wak yaitu uni sri mulani sanak....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tambah surang lai pesilat politik urnag wak yaitu uni sri mulani sanak&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bersatulah Kaum Demonstran! by djaharuddin ilyas</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/11/23/bersatulah-kaum-demonstran/comment-page-1/#comment-1424</link>
		<dc:creator>djaharuddin ilyas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 19:33:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1546#comment-1424</guid>
		<description>bung hamzah mintalah supaya diadili &quot;kalau saya sampai melakukan kesalahan saya lebih baik dihukum dari pada dimaafkan, maaf adalah hutang dengan bunga yang sangat besar&quot; nan barutang nan mambaia nan bungkuak nandimakan saruang kalau sampai angku mambaia tapi sama sekali tidak berutang itu namanya maagiah piutang dan manarimo bungo indak mambaia bungo do. Ambo yakin initial pengirim  ko bisa anda kenali djaharuddin ilyas 0666oo104

buktikan semangat tiada jera dalam berjuangmu jaan lupo semangat aia bisa lebih hebat dari semangat baja.

panjaro tu tunangan laki-laki saya menunggu lahirnya musashi abad 21 amin ya robbul &#039;alamiin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bung hamzah mintalah supaya diadili &#8220;kalau saya sampai melakukan kesalahan saya lebih baik dihukum dari pada dimaafkan, maaf adalah hutang dengan bunga yang sangat besar&#8221; nan barutang nan mambaia nan bungkuak nandimakan saruang kalau sampai angku mambaia tapi sama sekali tidak berutang itu namanya maagiah piutang dan manarimo bungo indak mambaia bungo do. Ambo yakin initial pengirim  ko bisa anda kenali djaharuddin ilyas 0666oo104</p>
<p>buktikan semangat tiada jera dalam berjuangmu jaan lupo semangat aia bisa lebih hebat dari semangat baja.</p>
<p>panjaro tu tunangan laki-laki saya menunggu lahirnya musashi abad 21 amin ya robbul &#8216;alamiin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Antara SBY, Raja Jawa dan Fasisme Jawa by Vara</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/11/22/antara-sby-raja-jawa-dan-fasisme-jawa/comment-page-1/#comment-1421</link>
		<dc:creator>Vara</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 14:45:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1542#comment-1421</guid>
		<description>yah memang..kan sudah disebut di atas...di berbagai penjuru dunia... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah memang..kan sudah disebut di atas&#8230;di berbagai penjuru dunia&#8230; <img src='http://www.varajambak.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Antara SBY, Raja Jawa dan Fasisme Jawa by mateo</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/11/22/antara-sby-raja-jawa-dan-fasisme-jawa/comment-page-1/#comment-1420</link>
		<dc:creator>mateo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 09:19:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1542#comment-1420</guid>
		<description>konsep raja buka hanya di jawa bung!
hampir semua kultur mengenalnya: mesir, mesopotamia,turkey,china, india (as mentioned above),dsb dsb...dan yang masih lestari sampai sekarang: Inggris, Spain, Thailnd, Malaysia,dan masih banyak lagi.
Perbaikilah mulai dari anda, sekarang juga!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>konsep raja buka hanya di jawa bung!<br />
hampir semua kultur mengenalnya: mesir, mesopotamia,turkey,china, india (as mentioned above),dsb dsb&#8230;dan yang masih lestari sampai sekarang: Inggris, Spain, Thailnd, Malaysia,dan masih banyak lagi.<br />
Perbaikilah mulai dari anda, sekarang juga!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

