Rosihan Anwar: Rangkayo Rasuna Said Ditahan

Membaca sumber-sumber dokumen Belanda dahulu niscaya menambah pengetahuan kita mengenai sejarah. Misalnya surat Jaksa Agung Verheijen kepada Gubernur Jendral De Jonge, dari Medan, tanggal 23 Juli 1933. Dalam surat itu Verheijen mengatakan, ia bersikukuh pada pendirian agar larangan mengadakan rapat (vergader verbod) dilaksanakan di Sumatra Barat. Apa alasannya? Karena di Sumatra Barat telah begitu [...]

Share

Tan Malaka: Communism and Pan-Islamism

This is a speech presented by Tan Malaka from the Simabua clan at the Fourth Congress of the Communist International in November 12, 1922 to refute the theses drafted by Lenin, the leader of the fundamentalist factions of  “the communist atheism“, on the struggle against Pan-Islamism.  Tan Malaka was the chairman of PKI (the [...]

Share

Indonesia, the Minangkabau Republic

It cannot be deemed an overstatement to say that Indonesia is the Minangkabau Republic. Tan Malaka, a international communist leader of Minangkabau descent and the founder of the Republic Indonesia, was the first independence activist of the Netherlands Indies who wrote Naar de Republiek Indonesia (en. towards the Republic of Indonesia) in [...]

Share

Malin Kundang

Cerita Malin Kundang yang menggambarkan seorang anak laki-laki yang durhaka kepada Ibunya merupakan cerita dari ranah Minang yang terkenal sampai ke luar alam Minangkabau. Cerita ini memiliki beberapa versi dan menimbulkan tanggapan yang bermacam-macam. Umumnya, tanggapan-tanggapan ini dipengaruhi oleh latar belakang budaya dari orang yang menanggapi cerita ini serta ketidaktahuan orang yang menanggapi akan [...]

Share

Dedi Navis rang Piliang: Nagari Sang Datuak

Datanglah seorang Islam ke suatu Nagari. “O Datuak. Masuak Islam lah, Datuak. Jan animisme juo lai.” “Baa kok mantun?” “Islam ko bantuak ko… (diuraikan panjang leba).” “Lai indak kamanggaduah nagari den?” “Indak. Tambah ancak malah.” “Jadih manah. Harus mengucapkan duo kalimah syahadat yo? Kan ndak sarik gai tu doh.” Maka Islamlah nagari itu.

Share

Pangeran Homoseksual dari Arab Saudi, Sang Pembunuh dan Penganiaya Pembantu Laki-laki

Dibawah ini bisa disaksikan rekaman CCTV daripada pemukulan dan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pangeran Arab Saudi yang bernama Saud Abdulaziz Bin Nazzer Al Saud terhadap pembantu laki-lakinya yang bernama Bandar Abdulaziz yang berakhir dengan penganiayaan seksual dan pembunuhan sang pembantu. Sang pangeran adalah cucu daripada raja Arab Saudi Ibn Saud dan anak laki-laki [...]

Share

Patrialis Akbar: Penganiaya TKI di Arab Biadab

Patrialis mengingatkan pentingnya seleksi terhadap para majikan di Arab Saudi.

VIVAnews – Kasus kekerasan Tenaga Kerja Wanita yang berujung pembunuhan sudah sangat di luar batas kemanusiaan. Pemerintah mengusulkan dilakukan seleksi majikan.

“Perbuatan penganiayaan dan pembunuhan itu biadab semua,” kata Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar sebelum rapat membahas TKI dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono [...]

Share

Islam, Afghanistan dan Pedofilia/Pederasty

Beberapa video berikut ini memperlihatkan industri seks di Afghanistan yang dikenal sebagai Bacha Bazi. Bacha Bazi dalam bahasa Afghanistan berarti anak laki-laki penari (en. dancing boys). Industri seks ini melibatkan anak laki-laki di Afghanistan yang belum memiliki brewok/bulu di wajah dan laki-laki dewasa yang memiliki brewok/bulu muka yang menjadi pelanggannya.

Share

Hubungan Cinta Antara Laki-laki dan Perempuan Dalam Masyarakat Minangkabau

Saudara Adhiguna Mahendra yang orang Jawa dan yang bekerja di negara Perancis sebagai Insinyur, mengajukan pertanyaan berikut kepada saya. Saudara Adhiguna ini juga yang pernah mengajukan pertanyaan mengenai apakah Eropa itu berbudaya patriarkat atau matriarkat.

Berikut pertanyaannya:

Hello mbak Vara,

Saya yang dulu tanya mengenai matriarki di Eropa. Anda memang [...]

Share

Sang Patriarch Jawa dan Upacara Ngabekten – Bagian 3

Upacara Ngabekten adalah upacara yang dilaksanakan setiap bulan Syawal di keraton Yogyakarta. Upacara Ngabekten sungkeman ini terdiri dari dua bagian yang terpisah yang diperuntukkan untuk abdi dalem kakung atau abdi dalem laki-laki dan untuk abdi dalem perempuan atau abdi dalem putri. Para peserta upacara terdiri dari keluarga sang patriarch Jawa, Hamengku Buwono ke-10 [...]

Share