Revrisond Baswir: Jalan Neoliberal Pak Bud

Kritik terhadap Boediono dan konsep ekonomi neoliberalnya sebenarnya telah dinyatakan oleh beberapa pihak jauh-jauh hari sebelum pencalonan Boediono menjadi cawapres dari kubu SBY. Salah satunya adalah tulisan mengenai “Memandirikan Ekonomi Bangsa” yang pernah saya tampilkan di blog ini yang merupakan rangkuman daripada acara bincang-bincang yang diadakan di QTV oleh saudara Iwan Piliang dengan beberapa tokoh [...]

Share

Indra J Piliang: Darurat Perdamaian untuk Aceh!

KEPUTUSAN sidang kabinet untuk menerapkan darurat militer tahap kedua, 19/11/2003- 19/5/2004, menunjukkan dominasi eksekutif dalam menjalankan kebijakan. Keputusan itu termasuk menjalankan lima jenis operasi terpadu atas Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, yakni operasi pemulihan keamanan, kemanusiaan, penegakan hukum, pemantapan pemerintahan daerah, dan operasi pemulihan ekonomi. Padahal, tanpa darurat militer pun kelima operasi itu masih bisa dilakukan.

Share

Rekam Jejak Boediono, cawapres SBY

Oleh: Al Haq Ramadhan

09/06/2009 – 15:57
inilah.com, Tambahan Rekam Jejak Boediono

Digempur isu utang luar negeri, calon wakil presiden Boediono tampak tenang. Pendamping SBY ini malah mengimbau masyarakat tidak alergi terhadap utang asing, sepanjang hal tersebut digunakan untuk menyejahterakan rakyat Indonesia serta dalam batas aman dalam melunasinya. Luar biasa.

“Jangan alergi terhadap utang. Itu akan mencekik diri [...]

Share

Hanifah Damanhuri Oayobada: BERSATULAH PEREMPUAN MINANG

BERSATULAH PEREMPUAN MINANG

Perempuan Minang adalah
Pewaris Ranah Minang
Yang akan melahirkan
Keturunan yang bersuku Minang
Tak peduli darimanapun asal ayahnya

Salah seorang perempuan Minang
Telah berhasil mendampingi rang Sumando (JK)
[...]

Share

Revrisond Baswir: Hasil Survei LSI Alihkan Isu Neolib

Detiknews.com, Jakarta – Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan perolehan suara yang bakal diraup pasangan SBY-Boediono dalam pilpres mendatang ternyata membuat heboh. Karena itu pilpres diprediksi cukup berjalan satu putaran. LSI mencatat pasangan SBY-Boediono memeroleh 71%, Mega-Prabowo 18 %, dan JK-Win hanya 7%.

Banyak pihak yang menanggapi miring hasil survei LSI. Sebab ditengarai lembaga [...]

Share

Fadli Zon: Rizal Belajar Ekonomi Dulu

Oleh: Raden Trimutia Hatta

INILAH.COM, Jakarta – Tudingan jubir tim sukses BY-Boediono, Rizal Mallarangeng, soal konsep ekonomi yang diusung Mega-Prabowo adalah ekonomi komando dibantah oleh Fadli Zon. Sekretaris Umum Timkamnas Mega-Prabowo ini meminta Rizal belajar pengantar ekonomi dahulu.

“Mestinya dia belajar dulu buku pengantar ekonomi. Ekonomi kerakyatan itu jelas berdasarkan konstitusi negara, koperasi, BUMN dan [...]

Share

“Main Mata” LSI-SBY Berboedi

‘Main Mata’ LSI-SBY Berboedi, Menyoal Independensi Hasil Survei
Oleh: Julian Edward & Windi Widia Ningsih

INILAH.COM, Jakarta – Sigi Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbaru melansir kemenangan buat pasangan SBY-Boediono. Angkanya pun fantastis untuk memenangi pilpres satu putaran yakni 70 persen. Ndilalahnya, LSI pun mengaku biaya survei ini ditanggung penuh konsultan kampanye SBY-Boediono, Fox Indonesia.

Survei LSI [...]

Share

Achmad Mubarok dan Klaim Politik “Santun” SBY

PD Terselip (Lagi) Soal Mubarok
Raden Trimutia Hatta & Windi Widia Ningsih

INILAH.COM, Jakarta – Boleh jadi nama Achmad Mubarok dalam kancah perpolitikan Partai Demokrat di pentas nasional bisa disebut tokoh fenomenal. Tidak hanya karena komentar yang lugas, kali ini Mubarok bisa menyebabkan PD terselip langkah. Tak tanggung-tanggung, kini PD terancam masalah hukum.

Share

Indra J. Piliang: ‘Sindir Bisnis Keluarga, SBY Gagal’

Dalam pidato politik pada awal kampanyenya, SBY menyindir soal pejabat yang memiliki bisnis keluarga. Namun, sindiran SBY itu justru dinilai telah menunjukkan kegagalan SBY dalam merealisasikan pemberantasan KKN.

“Itu bukan menyerang JK, tapi itu justru menunjukkan kegagalan dia sendiri sebagai presiden. Karena selama ini SBY selalu mendorong lahirnya undang-undang yang mengatur tentang bisnis keluarga tapi [...]

Share

Rizal Ramli: BLT Seperti ‘Tensoplast’

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menilai kebijakan ekonomi pemerintahan SBY cenderung bersifat neoliberal. Salah satunya adalah kebijakan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggapnya menyerupai ‘Tensoplast’.

“Kebijakan pemerintah cenderung neoliberal, BLT itu seperti tensoplast saja untuk menutupi sementara, supaya terlihat kemiskinan ditangani,” tutur Rizal Ramli.

Hal ini disampaikan Rizal dalam dialog kenegaraan bertajuk “Neoliberal Vs Kerakyatan“, di Gedung [...]

Share