|
|
Berita mengenai Boediono tampak sekali dibuat simpang siur oleh banyaknya istilah-istilah berbau asing yang hanya bisa dimengerti oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang ekonomi. Boediono diantaranya disebut-sebut sebagai seorang neolib, Mafia Berkeley, penganut faham neoliberalisme, antek IMF, dan lain sebagainya.
Banyak sudah tulisan mengenai Boediono dan keterlibatannya dalam lembaga yang merupakan salah satu lambang daripada [...]
Oleh: Jusuf Kalla
Sebenarnya keterlibatan saya dalam menyelesaikan Konflik Aceh itu hanya kebetulan belaka. Meski sebenarnya sebelum mendamaikan Aceh, saya sudah memiliki pengalaman dalam mendamaikan Ambon dan Poso. Bagi anda yang belum begitu mengetahui bagaimana cerita di balik layar tentang proses perdamaian Aceh, maka saya akan menceritakan kepada anda semua.
Pada zaman Ibu Mega menjabat [...]
Bagi yang ingin mengetahui tentang siapa sebenarnya Boediono yang telah lama memegang jabatan-jabatan strategis dalam bidang ekonomi tapi tidak tersentuh walaupun sudah banyak skandal ekonomi seperti BLBI yang terjadi di Indonesia, dan yang kini telah menjadi cawapres (calon wakil presiden) dari kubu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, silahkan baca tulisan-tulisan berikut dari kompasiana:
Scenario Besar Penyelamatan Obligor [...]
Oleh: Restianrick Bachsjirun Chaniago, Sekjen Partai Kedaulatan
Berliku, berebut dan penuh intrik. Itulah jalan panjang menuju Istana Presiden. Tahta kekuasaan yang diimpikan banyak orang. Dari warga biasa, kaum terpelajar, pengusaha, tokoh parpol hingga presiden atau wakil presiden yang masih berkuasa. Yang belum merasakan ingin menikmati, yang sudah ingin mengulangi. Tapi adakah yang sadar, bahwa tinggal [...]
Kubu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampaknya memahami benar mengenai pentingnya menjegal faktor “M”, atau faktor Minangkabau. Orang Minangkabau dalam sejarah, entah berada dalam kekuasaan, atau di luar kekuasaan, adalah kekuatan oposisi yang paling menentukan dalam perpolitikan Indonesia.
Jusuf Kalla (JK) yang mempunyai status sebagai urang sumando karena beristrikan Mufidah, seorang perempuan Minangkabau ditengarai mempunyai kesempatan [...]
Politik pada akhirnya, adalah memilih. Bagi segelintir orang, memilih adalah didasarkan pada kekuasaan. Bagi segelintir yang lain, memilih berarti mendukung orang yang bisa memberikan kemaslahatan bagi orang banyak. Kalaupun tidak ada pilihan, maka memilih bagi segelintir orang seperti ini, berarti memilih orang yang paling sedikit kemungkinannya untuk menghasilkan kemudharatan (akibat buruk) bagi masyarakat. Berikut tulisan [...]
|
|
Recent Comments