<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Vara Jambak &#187; patriarchy</title>
	<atom:link href="http://www.varajambak.com/topics/patriarchy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.varajambak.com</link>
	<description>On Minangkabau, matriarchy, Islam, patriarchy, politics and culture</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 14:34:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<!-- podcast_generator="podPress/8.8" -->
		<copyright>&#xA9; </copyright>
		<managingEditor>vjambak@varajambak.com ()</managingEditor>
		<webMaster>vjambak@varajambak.com()</webMaster>
		<category></category>
		<itunes:keywords></itunes:keywords>
		<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
		<itunes:summary>On Minangkabau, matriarchy, Islam, patriarchy, politics and culture</itunes:summary>
		<itunes:author></itunes:author>
		<itunes:category text="Society &amp; Culture"/>
		<itunes:owner>
			<itunes:name></itunes:name>
			<itunes:email>vjambak@varajambak.com</itunes:email>
		</itunes:owner>
		<itunes:block>No</itunes:block>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:image href="http://www.varajambak.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<image>
			<url>http://www.varajambak.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
			<title>Vara Jambak</title>
			<link>http://www.varajambak.com</link>
			<width>144</width>
			<height>144</height>
		</image>
		<item>
		<title>Daftar politikus berpoligami dan pendukung poligami</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/04/21/daftar-politikus-berpoligami-dan-pendukung-poligami/</link>
		<comments>http://www.varajambak.com/2009/04/21/daftar-politikus-berpoligami-dan-pendukung-poligami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 23:27:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vara</dc:creator>
				<category><![CDATA[patriarchy]]></category>
		<category><![CDATA[patriarkat]]></category>
		<category><![CDATA[A Syahrizal D]]></category>
		<category><![CDATA[Agun Gunandjar]]></category>
		<category><![CDATA[Akhmad Muqowam]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Mochtar Ngabalin]]></category>
		<category><![CDATA[AM Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Matta]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Fattah]]></category>
		<category><![CDATA[Arbab Paproeka]]></category>
		<category><![CDATA[Daday Hudaya]]></category>
		<category><![CDATA[Didin Amarudin]]></category>
		<category><![CDATA[Djuhad Mahja]]></category>
		<category><![CDATA[Dr H. Daud Rasyid MA]]></category>
		<category><![CDATA[Effendy Choirie]]></category>
		<category><![CDATA[Endin AJ Soefihara]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayat Nur Wahid]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayat Nurwahid]]></category>
		<category><![CDATA[Jajang Pamuncak]]></category>
		<category><![CDATA[laki-laki gatal]]></category>
		<category><![CDATA[Nursyamsi Nurlan]]></category>
		<category><![CDATA[para penguasa Islam pemuja syahwat]]></category>
		<category><![CDATA[pemuja syahwat]]></category>
		<category><![CDATA[penguasa Islam]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan-perempuan Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[poligami]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Perempuan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SPI]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Bintang Pamungkas]]></category>
		<category><![CDATA[Suharto]]></category>
		<category><![CDATA[syariat Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tifatul Sembiring]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Usamah Muhammad Al Hadar]]></category>
		<category><![CDATA[Yeni Rosa Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkieflimansyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.varajambak.com/?p=1161</guid>
		<description><![CDATA[


Nama Caleg Pelaku &#38; Pendukung Poligami Versi SPI
M. Rizal Maslan &#8211; detikPemilu
Jakarta &#8211; Solidaritas Perempuan Indonesia (SPI) mengumumkan nama-nama calon anggota legislatif (caleg) yang menjadi pelaku dan pendukung poligami. SPI menyerukan nama-nama tersebut untuk diboikot, jangan dipilih saat pemilu.
Nama-nama caleg tersebut disampaikan oleh aktivis Solidaritas Perempuan, Yeni Rosa Damayanti, dalam acara Dialog Publik bertema &#8216;Poligami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:center;margin: 12px;"><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-4808480940768749";
/* 468x60, created 4/9/09 */
google_ad_slot = "2872038909";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></div><p style="text-align: justify;"><strong>Nama Caleg Pelaku &amp; Pendukung Poligami Versi SPI</strong><br />
<span style="color: #3366ff;">M<em>. Rizal Maslan</em></span> &#8211; detikPemilu</p>
<p style="text-align: justify;">Jakarta &#8211; <em><span style="color: #ff0000;">Solidaritas Perempuan Indonesia</span></em> (<em><span style="color: #ff0000;">SPI</span></em>) mengumumkan nama-nama calon anggota legislatif (caleg) yang menjadi pelaku dan pendukung poligami. SPI menyerukan nama-nama tersebut untuk diboikot, jangan dipilih saat pemilu.</p>
<p style="text-align: justify;">Nama-nama caleg tersebut disampaikan oleh aktivis <em><span style="color: #ff0000;">Solidaritas Perempuan</span></em>, <em><span style="color: #ff0000;">Yeni Rosa Damayanti</span></em>, dalam acara Dialog Publik bertema &#8216;<em><span style="color: #ff0000;">Poligami di Antara Politisi</span></em>&#8216; di Gedung YLBHI, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2009). Dalam acara itu, sejumlah caleg perempuan pun hadir, termasuk sejumlah selebritis. Berita ini untuk memperjelas berita detikcom sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut merupakan hasil pengamatan SPI selama Maret 2009. Namun meskipun merilis nama-nama pelaku dan pendukung poligami, SPI tidak memberikan data yang lengkap dan akurat. Pelaku poligami tidak disebutkan nama istri, berapa jumlah istri dan kapan menikahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian pula alasan memasukkan nama caleg dalam pendukung poligami hanya didasarkan pernyataan sang caleg dan sikapnya saat menjadi pembicara Poligami Award. Bahkan untuk Hidayat Nurwahid misalnya, ia dimasukkan dalam daftar pendukung poligami, tanpa catatan mengapa ia bisa disebut pendukung poligami.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut nama lengkap dan catatan SPI tentang nama caleg yang menjadi pelaku poligami dan pendukung poligami tersebut:</p>
<p style="text-align: justify;">1. <em><span style="color: #ff0000;">Akhmad Muqowam</span></em>, Ketua DPP PPP dan Ketua Komisi V DPR</p>
<p style="text-align: justify;">catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">2. <em><span style="color: #ff0000;">Endin AJ Soefihara,</span></em> Ketua DPP PPP, caleg DPR RI Dapil Jabar</p>
<p style="text-align: justify;">catatan: pendukung poligami</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam wawancaranya dengan tabloid Kontan pada 1 Maret 2003, mengenai poligami, ia dengan kata-kata guyonan menyatakan, &#8220;<em><span style="color: #3366ff;">Masa poligami kekerasan? Perempuan senang kok dijadikan istri kedua ha&#8230;ha&#8230;ha,&#8221; katanya terbahak</span></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">3. <em><span style="color: #ff0000;">A Syahrizal D</span></em>, Ketua Fraksi PPP DPRD Riau, caleg DPR RI Dapil Riau<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">4. <em><span style="color: #ff0000;">Usamah Muhammad Al Hadar</span></em>, PPP, anggota Komisi I DPR, caleg nomor urut 1 DPR RI Dapil II Jatim<br />
catatan: pendukung poligami</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah pertemuan dengan Komnas Perempuan Usamah mengatakan bahwa poligami bukan hal negatif. &#8220;Saya setuju poligami,&#8221; kata Usamah. Usamah menambahkan jumlah wanita di Indonesia sekarang lebih banyak dari jumlah pria. &#8220;Kalau satu pria kawin satu, ada yang nggak kebagian,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">5. <em><span style="color: #ff0000;">Djuhad Mahja</span></em>, Wakil Sekjen PPP<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">6. <em><span style="color: #ff0000;">Daday Hudaya</span></em>, Partai Demokrat, caleg DPR RI Dapil Jabar I<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">7. <em><span style="color: #ff0000;">Balkan Kaplale</span></em>, Partai Demokrat, caleg DPR RI Dapil Jatim 9<br />
catatan: pelaku poligami.</p>
<p style="text-align: justify;">8. <em><span style="color: #ff0000;">Dr H. Daud Rasyid MA</span></em>, PKS, caleg DPR RI Daerah Pemilihan Sumut III Nomor urut 2.<br />
catatan: pendukung poligami<br />
Menjadi pembicara utama dalam penganugerahan Poligami Award di Hotel Aryaduta pada tanggal 24 Juli 2003. Poligami Award adalah sebuah even yang mempopulerkan tindakan poligami sehingga turut melegitimasi tindakan kekerasan dalam rumah tangga.</p>
<p style="text-align: justify;">9. <em><span style="color: #ff0000;">Didin Amarudin</span></em>, Wakil Bendahara Umum DPP PKS<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">10. <em><span style="color: #ff0000;">Tifatul Sembiring</span></em>, Presiden PKS, caleg DPR RI Dapil Sumut I<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">11. <em><span style="color: #ff0000;">Anis Matta,</span></em> Sekretaris Jenderal PKS, caleg DPR RI Dapil Sulsel I<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">12. <em><span style="color: #ff0000;">Zulkieflimansyah</span></em>, PKS, Wakil Ketua Fraksi PKS, caleg DPR RI, Dapil Banten 2<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">13. <em><span style="color: #ff0000;">Hidayat Nurwahid</span></em>, PKS, Ketua MPR, caleg DPR RI Dapil Jateng 5<br />
catatan: pendukung poligami</p>
<p style="text-align: justify;">14. <em><span style="color: #ff0000;">Effendy Choirie</span></em>, PKB, caleg PKB nomor urut 2 Dapil Gresik, Jatim 11<br />
catatan: pendukung poligami<br />
Menolak revisi PP Nomor 45 Tahun 1990-revisi PP Nomer 10 Tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS. Effendy Choirie menyatakan, kalau hasil revisi PP tersebut terkesan membatas-batasi pelaksanaan poligami dan menyerukan agar PP itu dihapus.</p>
<p style="text-align: justify;">15. <em><span style="color: #ff0000;">AM Fatwa</span></em>, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan PAN, calon anggota DPD Jakarta<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">16. <span style="color: #ff0000;"><em>Arbab Paproeka</em></span>, caleg DPR RI Dapil Maluku<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">17. <em><span style="color: #ff0000;">Ali Mochtar Ngabalin</span></em>, Ketua DPP Partai Bulan Bintang, caleg DPR RI Dapil Sulawesi Selatan 3.<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">18. <em><span style="color: #ff0000;">Nursyamsi Nurlan</span></em>, caleg DPR RI Dapil Sumbar 2.<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">19. <em><span style="color: #ff0000;">Agun Gunandjar</span></em>, Partai Golkar, caleg DPR RI Dapil Sulawesi Selatan<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">20. <em><span style="color: #ff0000;">Anwar Fattah</span></em>, PDIP, caleg RI Dapil Sulawesi<br />
catatan: pelaku poligami</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel ini bisa dibaca langsung <em><a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2009/04/05/190525/1110629/700/21-nama-caleg-pelaku-pendukung-poligami-versi-spi"><span style="color: #ff9900;">di situs web detik news</span></a></em>.</p>
<p style="text-align: center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel di atas adalah artikel mengenai daftar para politikus berpoligami dan pendukung poligami. Artikel ini adalah tulisan ketiga dari rangkaian tulisan yang saya tampilkan di blog ini mengenai poligami. <em><span style="color: #ff0000;">Yeni Rosa Damayanti</span></em> yang kini menjadi seorang aktivis <em><span style="color: #ff0000;">Solidaritas Perempuan Indonesia</span></em> (<em><span style="color: #ff0000;">SPI</span></em>) ini adalah koordinator daripada <em><span style="color: #ff0000;">SPI</span></em> dan salah seorang yang melakukan penelitian mengenai para politikus yang berpoligami dan yang mendukung poligami. Seperti telah diketahui oleh banyak orang, para politikus ini merupakan perusuh yang meresahkan hati para perempuan Indonesia. <em><span style="color: #ff0000;">Yeni Rosa</span></em> adalah eks aktifis mahasiswi dari <em><span style="color: #ff0000;">Universitas Nasional</span></em> Jakarta yang berani melawan <em><span style="color: #ff0000;">Suharto</span></em> pada saat kekuasaannya ditengarai sedang berada pada puncaknya, ketika orang-orang lainnya yang banyak mengaku-ngaku sebagai tokoh reformasi termasuk politikus-politikus yang mengaku-ngaku memperjuangkan &#8220;keadilan&#8221; dan &#8220;kesejahteraan&#8221; ini sedang berada &#8220;di negri antah berantah&#8221; untuk menyembunyikan diri dari tanggung jawab mereka terhadap masyarakat kala itu, yaitu melawan Suharto dan kekuasaan orbanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Perlawanan terhadap Suharto inilah yang membuat <em><span style="color: #ff0000;">Yeni</span></em> harus dipenjara dan diasingkan ke luar negri. Entah di mana politikus-politikus yang memperjuangkan <span style="color: #0000ff;">kesejahteraan syahwat</span> segelintir laki-laki ini, ketika <em><span style="color: #ff0000;">Yeni Rosa Damayanti</span></em> berjuang melawan <em><span style="color: #ff0000;">Suharto</span></em> bersama para mahasiswa Indonesia lainnya dan juga bersama <em><span style="color: #ff0000;">Sri Bintang Pamungkas</span></em>. <em><span style="color: #ff0000;">Yeni</span></em> bersama dengan <em><span style="color: #ff0000;">Jajang Pamuncak</span></em> adalah juga merupakan  <span style="color: #ff0000;"><em>perempuan-perempuan Minangkabau</em></span> yang memberikan pembelaan kepada perempuan-perempuan Indonesia seperti <em><span style="color: #ff0000;">Inul</span></em> yang ditindas oleh para penguasa Islam pemuja kelamin ini. Indonesia yang dicita-citakan oleh <em><span style="color: #ff0000;">Yeni Rosa Damayanti </span></em>adalah Indonesia yang majemuk, yang menghargai budaya-budaya orang Indonesia dan menghargai perempuannya, yang mewakili separuh dari keseluruhan penduduk Indonesia, dan bukannya menjadikan perempuan sebagai komoditi dagangan <em><span style="color: #ff0000;">syariat Islam</span></em>, yang harus ditindas untuk meng-arab-kan Indonesia ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Daftar ini tidak akan basi walaupun sudah dikeluarkan oleh <em><span style="color: #ff0000;">SPI</span></em> menjelang pemilu baru-baru ini, karena politikus-politikus gatal ini tidak akan berhenti mengkampanyekan poligami ini dan kampanye-kampanye lainnya yang hanya bertujuan untuk menindas perempuan. Mereka juga akan kembali bertarung untuk menjadi anggota dewan atau bahkan untuk jabatan seperti capres dan cawapres seperti sang pendukung poligami, <em><span style="color: #ff0000;">Hidayat Nur Wahid</span></em>. Itu berarti lebih banyak lagi undang-undang yang akan dibuat untuk lebih menindas perempuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Daftar ini dibuat oleh <em><span style="color: #ff0000;">Yeni</span></em> dan kawan-kawannya dari <em><span style="color: #ff0000;">SPI</span></em>. Dibuat oleh <em><span style="color: #ff0000;">Yeni sang pejuang reformasi sungguhan</span></em> yang telah mengecap asam garam kehidupan pergerakan dan politik dan yang benar-benar memperjuangkan nasib rakyat Indonesia. Ia pernah menjadi pejuang lingkungan hidup, petani, aktifis mahasiswa yang paling terkenal di Indonesia, penentang Suharto dan kini pejuang bagi kelompok perempuan. Tidak salah pilihan <span style="color: #ff0000;"><em>Yeni Rosa Damayanti</em></span> untuk mengabdikan waktunya bagi perjuangan untuk kaum perempuan, karena setelah <em><span style="color: #ff0000;">Suharto</span></em> turun, perempuan Indonesialah yang menjadi <em><span style="color: #ff0000;">sasaran kezaliman para politikus gatal kelamin</span></em> ini.</p>
<p class="addtoany_share_save_container">
    <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?sitename=Vara%20Jambak&amp;siteurl=http%3A%2F%2Fwww.varajambak.com%2F&amp;linkname=Daftar%20politikus%20berpoligami%20dan%20pendukung%20poligami&amp;linkurl=http%3A%2F%2Fwww.varajambak.com%2F2009%2F04%2F21%2Fdaftar-politikus-berpoligami-dan-pendukung-poligami%2F"><img src="http://www.varajambak.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Save/Bookmark"/></a>

	</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.varajambak.com/2009/04/21/daftar-politikus-berpoligami-dan-pendukung-poligami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zeitgeist-Addendum</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/03/31/zeitgeist-addendum/</link>
		<comments>http://www.varajambak.com/2009/03/31/zeitgeist-addendum/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 23:36:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[patriarchy]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[free market system]]></category>
		<category><![CDATA[general election]]></category>
		<category><![CDATA[globalization]]></category>
		<category><![CDATA[IMF]]></category>
		<category><![CDATA[Irak]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic fascism]]></category>
		<category><![CDATA[Javanism]]></category>
		<category><![CDATA[politics]]></category>
		<category><![CDATA[Saudi Arabia]]></category>
		<category><![CDATA[terorism]]></category>
		<category><![CDATA[the 2009 election]]></category>
		<category><![CDATA[US]]></category>
		<category><![CDATA[World Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Zeitgeist Addendum]]></category>
		<category><![CDATA[Zeitgesit the movie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah lanjutan daripada video Zeitgeist the movie yang pernah saya tampilkan di blog ini. Video ini membahas mengenai banyak hal berkenaan dengan keadaan politik dunia terkini. Mitos mengenai Al Qaeda dan terorisme, World Bank dan IMF, free market system (sistem pasar bebas) dan globalisasi, penguasa dunia yang terdiri dari kekuatan-kekuatan bidang keuangan dan bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berikut adalah lanjutan daripada video <span style="color:#ff0000;"><em>Zeitgeist the movie</em></span> yang pernah saya tampilkan di blog ini. Video ini membahas mengenai banyak hal berkenaan dengan keadaan politik dunia terkini. Mitos mengenai Al Qaeda dan terorisme, <em><span style="color:#ff0000;">World Bank</span></em> dan <em><span style="color:#ff0000;">IMF</span></em>, <em><span style="color: #0000ff;">free market system (sistem pasar bebas) dan globalisasi</span></em>, penguasa dunia yang terdiri dari kekuatan-kekuatan bidang keuangan dan bisnis serta imperium global yang diwakili oleh <span style="color:#ff0000;"><em>Amerika Serikat</em></span>, termasuk ke dalam masalah-masalah yg dibahas.</p>
<p style="text-align: center;"><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/1gKX9TWRyfs&amp;hl=de&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/1gKX9TWRyfs&amp;hl=de&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p style="text-align: justify;">Keterangan di video ini mengenai teroris sebagai orang yang berjas seharga <em><span style="color:#ff0000;">$ 5.000</span></em> dan duduk di lembaga-lembaga keuangan dunia, politik dan bisnis tidak berarti bahwa orang-orang Islam bisa cuci tangan dari kegiatan terorisme ini. Orang <em><span style="color:#ff0000;">Islam</span></em> sendiri ikut membunuhi bahkan merupakan pelaku pembunuhan utama orang Islam di <em><span style="color: #0000ff;">Afghanistan</span></em>, <em><span style="color: #0000ff;">Arab Saudi</span></em>, <span style="color: #ffcc00;"><em><span style="color: #0000ff;">Pakistan</span></em></span>, <em><span style="color: #0000ff;">Irak</span></em> dan <em><span style="color: #0000ff;">Iran</span></em>. Orang <span style="color:#ff0000;">Islam</span> juga ikut dalam bangunan politik bernama <em><span style="color:#ff0000;">terorisme</span></em> ini dan ikut juga bermain dalam konflik-konflik politik yang melibatkan kelompok Islam melawan kelompok bukan Islam. Mereka juga ikut membantu terbentuknya tatanan politik yang disebut sebagai <em><span style="color:#ff0000;">fasisme Islam</span></em> seperti yang sedang terbentuk di Indonesia lewat kerja sama antara pihak Islam Indonesia dan militer, dalam rangka menuju diktatur militer yang berdasarkan<em><span style="color:#ff0000;"> fasisme Jawa</span></em> dan  <em><span style="color:#ff0000;">fasisme Islam</span></em> yang akan ditentukan lewat <em><span style="color: #0000ff;">pemilu 2009</span></em> ini. <em><span style="color:#ff0000;">Fasisme Jawa</span></em> dan <em><span style="color:#ff0000;">fasisme Islam</span></em> termasuk dalam bangunan <em><span style="color:#ff0000;">fasisme global</span></em> yang dikenal sebagai <strong><span style="color:#ff0000;">globalisasi</span></strong>.</p>
<p class="addtoany_share_save_container">
    <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?sitename=Vara%20Jambak&amp;siteurl=http%3A%2F%2Fwww.varajambak.com%2F&amp;linkname=Zeitgeist-Addendum&amp;linkurl=http%3A%2F%2Fwww.varajambak.com%2F2009%2F03%2F31%2Fzeitgeist-addendum%2F"><img src="http://www.varajambak.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Save/Bookmark"/></a>

	</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.varajambak.com/2009/03/31/zeitgeist-addendum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Militer Indonesia vs. Perempuan Aceh</title>
		<link>http://www.varajambak.com/2009/03/16/militer-indonesia-vs-perempuan-aceh/</link>
		<comments>http://www.varajambak.com/2009/03/16/militer-indonesia-vs-perempuan-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 23:58:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vara</dc:creator>
				<category><![CDATA[patriarchy]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[LSM]]></category>
		<category><![CDATA[militer Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[ranah Minang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moendg07.wordpress.com/?p=866</guid>
		<description><![CDATA[Hati saya pilu, setiap kali saya mendengar kisah-kisah tentang masyarakat di Aceh dan penindasan oleh kelompok militer Indonesia. Lebih pilu lagi mendengar bagaiman perempuan diperlakukan dengan sewenang-wenang oleh tentara Indonesia, diperkosa, ditendang, dan lain-lain perbuatan biadab. Masalahnya cerita ini jarang sekali muncul di media di Indonesia. Hal ini cuma bisa diketahui dari LSM-LSM baik dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hati saya pilu, setiap kali saya mendengar kisah-kisah tentang masyarakat di <span style="color:#ff0000;"><em>Aceh</em></span> dan penindasan oleh kelompok <span style="color:#ff0000;"><em>militer Indonesia</em></span>. Lebih pilu lagi mendengar bagaiman perempuan diperlakukan dengan sewenang-wenang oleh tentara Indonesia, diperkosa, ditendang, dan lain-lain perbuatan biadab. Masalahnya cerita ini jarang sekali muncul di media di Indonesia. Hal ini cuma bisa diketahui dari <span style="color:#ff0000;"><em>LSM-LSM</em></span> baik dalam dan luar negeri, orang Aceh sendiri ataupun orang bukan Aceh yang berkecimpung dalam masalah Aceh.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi cerita pilu dari seorang perempuan Aceh yang dibakar kampungnya dan ditendang wajahnya oleh tentara Indonesia. Saya lihat perempuan ini tidak ada bedanya dengan Ibu-Ibu di <span style="color:#ff0000;"><em>ranah Minang</em></span>, baik kain penutup kepalanya, raut mukanya maupun senyumnya. Serupa kalau kita tidak bisa bilang sama. Lebih lanjutnya klik link berikut ini: <a href="http://tapioca.tv/blog/2006/03/11/on-paya-bili-and-coconuts-and-being-very-white/"><em><span style="color:#ffcc00;">Cerita Pilu Perempuan Aceh</span></em></a></p>
<p class="addtoany_share_save_container">
    <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?sitename=Vara%20Jambak&amp;siteurl=http%3A%2F%2Fwww.varajambak.com%2F&amp;linkname=Militer%20Indonesia%20vs.%20Perempuan%20Aceh&amp;linkurl=http%3A%2F%2Fwww.varajambak.com%2F2009%2F03%2F16%2Fmiliter-indonesia-vs-perempuan-aceh%2F"><img src="http://www.varajambak.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_256_24.png" width="256" height="24" alt="Share/Save/Bookmark"/></a>

	</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.varajambak.com/2009/03/16/militer-indonesia-vs-perempuan-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
